SELAMAT DATANG DI BLOG INI!!!

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat berkunjung di blog ini. Blog ini dibuat sebagai blog yang berisi artikel-artikel, opini-opini dan berita perihal Pecinta Sholawat Dan juga berisi foto-foto perihal tersbut di atas.

Jangan segan-segan untuk memberikan komentar, saran dan kritik yang membangun demi kebaikan blog ini dan tentunya kebaikan pemilik blog.Akhir kata semoga blog ini memberikan manfaat bagi kita semua.

Wassalam

Ahmad Mustofa

Senin, 11 Mei 2009

Mahallul Qiyam




Oleh: KH MUHYIDIN ABDUSSHOMAD, Pengasuh Pesantren Nurul Islam, Ketua PCNU Jember
Warga Nahdliyyin sudah akrab dengan istilah mahallul qiyam, saatnya berdiri, yakni saat dibacakan shalawat: Yaa Nabi salam alaika, Yaa Rasul salam alaika. Wahai Nabi salam kepadamu, Wahai Rasul salam kepadamu.

Berdiri untuk menghormati sesuatu sesungguhnya sudah menjadi tradisi kita. Bahkan tidak jarang, orang berdiri untuk menghormati benda mati. Misalnya, setiap kali upacara bendera dilaksanakan pada hari Senin, setiap tanggal 17 Agustus, maupun pada waktu yang lain ketika bendera bendera merah putih dinaikkan dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan maka seluruh peserta upacara diharuskan berdiri. Tujuannya tidak lain hanya untuk menghormati bendera Merah Putih dan untuk menghormati para pejuang bangsa.
Demikian pula dengan berdiri ketika membaca shalawat. Itu adalah salah satu bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hamba Allah yang paling mulia. Nabi Muhammad SAW bersabda: Dari Abi Said Al-Khudri, beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabat Ansor,? Berdirilah kalian untuk tuan kalian atau orang yang paling baik di antara kalian.? (HR Muslim)Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki menyatakan bahwa Imam Al-Barzanji di dalam kitab Maulid-nya yang berbentuk prosa menyatakan, ?Sebagian para imam hadits yang mulia itu menganggap baik (istihsan) berdiri ketika disebutkan sejarah Nabi Muhammad SAW. Betapa beruntungnya orang yang mengagungkan Nabi dan menjadikan hal itu sebagai puncak tujuan hidupnya. (Al-Bayan wat Ta?rif fi Dzikral Maulid an-Nabawi, hal 29-30). ----> Dikutip dari Duta Masyarakat Online oleh Ahamad Mustofa 12 Mei 2009.



1 komentar:

  1. mengapa ketika dibacakan Ya Nabi salam alaika..." yang hadir harus berdiri ? apakah sebagai bentuk pengagungan ? Menyamakan sikap berdiri tersebut dengan sikap berdiri disaat penghormatan bendera adalah tidak tepat. Penghormtan kepada Nabi saw adalah dengan mengamalkan sunnah-sunnahnya.

    BalasHapus